Saat ini malam, Malaikat
Bumi baru saja dimandikan hujan
Basahnya masih menetes dari atap-atap
Layaknya rinduku yang menghujan di dada
Yang tetesnya masih deras
Tetap deras
Malaikat
Jam itu mengukir waktu di bongkah hari
Dilukisnya kisahku yang merindumu
Kanvasnya kini berpelangikan resahku
Aku ingin terbang pulang
Ke sisi mu
Malaikat
Nyamuk menemaniku dengan nyanyian palsunya
Ku kira dia sahabat
Yang membungkam sepi dengan dengungan
Ternyata vampir yang hanya butuh darah segar
Aku Rindu Kamu, Malaikat…